Mobil Listrik Termurah di Indonesia 2026: Daftar Harga OTR

BYD Atto 1 putih dipajang di booth BYD saat pameran GIIAS 2026 di Bandung
BYD Atto 1, salah satu mobil listrik termurah di Indonesia, dipajang di GIIAS 2026 Bandung. Foto: M Raisfath/Wikimedia Commons (CC BY 4.0)

kolabora.id – Kalau kamu mencari mobil listrik termurah di Indonesia 2026, jawabannya Wuling Aira ev Standard Range seharga Rp155.000.000 OTR Jakarta Pusat. Menurut price list resmi yang kami cek 20 Oktober 2026, VinFast VF 3 skema sewa baterai (Rp156 juta) dan BYD Atto 1 Standard (Rp199 juta) lalu menyusul di belakangnya.

Namun, harga banderol baru separuh cerita. Sebab, pajak daerah, charger rumah, dan skema baterai bisa menggeser total biaya. Karena itu, daftar ini memisahkan harga per rentang, lalu menghitung biaya yang menyusul setelah akad.

Bacaan Lainnya

Harga OTR Mobil Listrik Termurah 2026 per Rentang

Tabel berikut hanya memakai harga dari situs resmi merek per 20 Oktober 2026. Adapun sumber utamanya adalah price list resmi Wuling, price list BYD, price list VinFast, dan beranda Changan Indonesia.

Model dan varian termurahHarga mulaiBaterai / jarak klaimCatatan harga
Wuling Aira ev Standard RangeRp155.000.000205 km (CLTC)OTR Jakarta Pusat
VinFast VF 3, sewa bateraiRp156.000.00018,6 kWh / 215 km (NEDC)Indikatif OTR Jakarta, baterai sewa terpisah
BYD Atto 1 StandardRp199.000.00030,08 kWh / 300 km (NEDC)OTR Jakarta, tertulis harga per Juni 2026
Wuling Air ev Lite Standard RangeRp214 jutaanTidak tercantum di price listJakarta Pusat, berlaku sejak 1 Januari 2026
Changan LuminRp222.000.000301 km (tanpa keterangan standar uji)Label OTR dan kota tidak tercantum
VinFast VF 3, dengan bateraiRp230.130.00018,6 kWh / 215 km (NEDC)Indikatif OTR Jakarta
BYD Atto 1 PremiumRp245.000.00038,88 kWh / 380 km (NEDC)OTR Jakarta
Wuling Cloud EV SERp299 jutaanTidak tercantum di price listOTR Jakarta Pusat
Wuling BinguoEVRp318 jutaanTidak tercantum di price listJakarta Pusat, berlaku sejak 1 Januari 2026
Harga dari price list resmi Wuling, BYD, VinFast, dan Changan per 20 Oktober 2026. Data baterai VF 3 menurut Katadata (Januari 2025); baterai Atto 1 Premium menurut kumparan (Agustus 2025).

Jadi, menurut harga resmi, kelompok di bawah Rp200 juta hanya berisi tiga nama: Aira ev, VF 3 sewa baterai, dan Atto 1 Standard. Sementara itu, rentang Rp200–250 juta jauh lebih ramai, sedangkan BinguoEV dan Cloud EV sudah masuk kelas Rp300 jutaan.

Grafik batang harga mulai sembilan mobil listrik termurah di Indonesia Oktober 2026
Harga mulai sembilan model per 20 Oktober 2026 dari price list resmi Wuling, BYD, VinFast, dan Changan. Grafik: Kolabora

Lima Pilihan Termurah dan Catatannya

Wuling Aira ev: Termurah dengan Baterai Milik Sendiri

Saat ini, Aira ev menjadi satu-satunya mobil listrik baru berbaterai milik sendiri di bawah Rp160 juta. Menurut siaran pers Wuling 14 Agustus 2026, model empat pintu ini meraih lebih dari 3.500 pemesanan dalam dua minggu setelah peluncuran nasional.

Meski begitu, angka jarak 205 km (Standard Range) dan 301 km (Long Range) memakai standar CLTC, yang biasanya lebih optimistis daripada pemakaian harian. Unggahan resmi berikut memperlihatkan desain kabin dan eksteriornya.

Lihat unggahan ini di Instagram
Unggahan resmi Wuling Motors ID tentang desain Aira ev, 15 Oktober 2026 — Sumber: @wulingmotorsid di Instagram

VinFast VF 3: Murah Jika Baterai Disewa

Harga VF 3 terlihat bersaing, tetapi ada dua skema. Menurut price list VinFast, versi sewa baterai mulai Rp156 juta, sedangkan versi dengan baterai mulai Rp230,13 juta. Artinya, selisihnya Rp230.130.000 − Rp156.000.000 = Rp74.130.000 (hitungan Kolabora).

VinFast VF 3 warna hijau dipajang di atas panggung pameran dalam mal
VinFast VF 3, mobil listrik mungil empat kursi, tampil di area pameran pusat perbelanjaan. Foto: Ethan Llamas/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Selain itu, situs resmi VinFast menyebut VF 3 berkapasitas empat kursi dengan pengisian cepat 10–70% dalam 36 menit. Jadi, mobil ini paling masuk akal untuk satu atau dua orang di dalam kota.

Info resmi VinFast VF 3

VF 3 dengan baterai, indikatif OTR Jakarta (Rp)Rp230.130.000 (dicek 2026-10-20) — per 2026-10-20 (sumber)
VF 3 tanpa baterai (sewa baterai), indikatif OTR Jakarta (Rp)Rp156.000.000 (dicek 2026-10-20) — per 2026-10-20 (sumber)
ResmiSitus

Diverifikasi 2026-10-20 dari sumber resmi; harga dan jam bisa berubah — cek akun resmi sebelum berangkat.

BYD Atto 1: Data Baterai Paling Terbuka

Atto 1 Standard memang lebih mahal Rp44 juta dari Aira ev. Sebagai gantinya, price list BYD mencantumkan baterai 30,08 kWh, jarak 300 km NEDC, dan tenaga 55 kW. Di antara keduanya ada varian Dynamic seharga Rp210 juta OTR Jakarta.

Satu hal penting: halaman BYD menulis “harga per Juni 2026”. Karena itu, tanyakan ke diler apakah angka tersebut masih berlaku saat kamu memesan.

Info resmi BYD Atto 1

Atto 1 Standard OTR Jakarta (Rp)Rp199.000.000 (harga per Juni 2026, dicek 2026-10-20) — per 2026-10-20 (sumber)
Atto 1 Premium Long Range OTR Jakarta (Rp)Rp245.000.000 (dicek 2026-10-20) — per 2026-10-20 (sumber)
ResmiSitus · Instagram

Diverifikasi 2026-10-20 dari sumber resmi; harga dan jam bisa berubah — cek akun resmi sebelum berangkat.

Seres E1 dan Geely EX2: Belum Ada Price List Resmi

Di sisi lain, kedua model ini sering muncul di daftar pesaing, tetapi kami belum menemukan price list resmi di situs mereknya. Menurut Moladin per 6 Februari 2026, harga Seres E1 Rp189 juta (Type B) dan Rp219 juta (Type L) di Jakarta.

Mobil listrik Seres E1 putih dipajang di area luar IIMS 2025 JIExpo Kemayoran
Seres E1, mobil listrik kecil empat pintu, tampil di IIMS 2025 JIExpo Kemayoran, Jakarta. Foto: Sulthan Naufal/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Sementara itu, menurut IDN Times 21 Januari 2026, Geely EX2 meluncur dengan harga spesial Rp229,9 juta, lalu harga normalnya Rp255 juta. Karena sumbernya media, anggap angka ini patokan awal saja.

Kenapa Harga OTR Beda dari Banderol

Pada dasarnya, harga OTR sudah memuat biaya surat kendaraan di kota tertentu. Oleh sebab itu, harga Jakarta Pusat di price list Wuling bisa berbeda dengan harga di Surabaya atau Medan.

Penyebab kedua adalah insentif yang berakhir. Insentif PPN DTP untuk mobil listrik selesai pada akhir 2025, sehingga sejumlah harga naik awal 2026; rinciannya ada di ulasan PPN DTP mobil listrik 2026.

Penyebab ketiga: tanggal harga tidak selalu baru. Misalnya, price list BYD masih menulis “harga per Juni 2026” meski kami membukanya pada Oktober.

Biaya Setelah Beli: Pajak, Charger, Garansi

Pertama, pajak daerah. Menurut ringkasan DDTC News (17 April 2026), Permendagri 11/2026 Pasal 19 tidak lagi menetapkan PKB dan BBNKB mobil listrik otomatis nol. Sebaliknya, pemda boleh memberi pembebasan atau pengurangan.

Akibatnya, hasilnya berbeda per provinsi. Menurut Ortax (25 Mei 2026), DKI Jakarta tetap membebaskan 100% PKB dan BBNKB mobil listrik sepanjang 2026. Adapun Jawa Barat, menurut DDTC News (1 Mei 2026), menangguhkan pungutan itu sampai ekonomi kembali normal.

Jika pembebasan DKI berakhir, tarifnya kembali ke Perda DKI 1/2024: BBNKB 12,5% untuk kendaraan baru dan PKB 2% untuk kepemilikan pertama, menurut DDTC News. Jadi, harga OTR murah hari ini bisa naik ketika aturan daerah berubah.

Konektor pengisian daya terpasang pada port charger di bagian depan Wuling Air ev
Wuling Air ev sedang mengisi daya; biaya charger dan listrik perlu dihitung setelah membeli. Foto: MRWikiTankenTai/Wikimedia Commons (CC0)

Kedua, charger rumah. Menurut kumparan (Agustus 2025), wall charger BYD Atto 1 punya harga terpisah Rp8,5 juta di luar instalasi. Selain itu, siaran pers PLN Juli 2025 memberi contoh tambah daya 1.300 ke 7.700 VA seharga Rp6.201.600 tanpa promo, atau 6.400 VA × Rp969 per VA.

Dengan dua angka itu, simulasi kasar biaya awal charger adalah Rp8.500.000 + Rp6.201.600 = Rp14.701.600. Artinya, angka itu sekitar 9,5% dari harga Aira ev (hitungan Kolabora). Lalu, langkah dan pilihannya kami bahas di panduan pasang charger mobil listrik di rumah.

Ketiga, garansi baterai. Halaman garansi BYD menjamin baterai 8 tahun atau 160.000 km, atau sampai kesehatan baterai turun ke 70%. Sebaliknya, garansi seumur hidup Wuling hanya berlaku bagi pemilik pertama dengan pemakaian pribadi maksimal 30.000 km per tahun, menurut detikOto.

Pilih Sesuai Jarak Harian dan Penumpang

Namun, mobil termurah belum tentu paling hemat untuk kamu. Sebagai patokan, pakai separuh sampai dua pertiga angka jarak klaim sebagai jarak aman harian, terutama untuk angka CLTC.

  • Komuter sendirian di dalam kota: Aira ev atau VF 3 sudah cukup, asalkan ada titik isi daya di rumah atau kantor.
  • Keluarga kecil dengan perjalanan antarkota: Atto 1 lebih masuk akal karena price list BYD mencantumkan baterai 30,08 kWh dan jarak 300 km NEDC.
  • Butuh kabin lebih lega: tambah anggaran ke rentang Rp300 jutaan seperti Cloud EV atau BinguoEV di price list Wuling.

Memang, ada yang berpendapat skema sewa baterai lebih aman karena risiko baterai ditanggung pabrikan. Itu benar, tetapi biaya sewa bulanan terus berjalan, jadi hitung total lima tahun sebelum memilih skema VF 3 yang lebih murah di depan.

Selain harga, unggahan resmi Wuling berikut merangkum fitur keselamatan Aira ev. Fitur seperti ini sering terlupa saat pembeli hanya membandingkan harga.

Lihat unggahan ini di Instagram
Unggahan resmi Wuling Motors ID tentang fitur keselamatan Aira ev, 17 Oktober 2026 — Sumber: @wulingmotorsid di Instagram

Cara Cek Harga dan Promo Resmi

  1. Pertama, buka halaman price list di situs resmi merek, lalu catat kota dan tanggal harga yang tertulis.
  2. Kemudian, pastikan label harganya OTR, bukan harga off the road atau harga peluncuran.
  3. Khusus VinFast, tanyakan versi dengan baterai atau sewa baterai beserta biaya sewa bulanannya.
  4. Setelah itu, cek ke Bapenda provinsi tempat kendaraan didaftarkan apakah PKB dan BBNKB mobil listrik masih bebas.
  5. Terakhir, minta penawaran tertulis dari diler, termasuk paket charger, voucer, dan syarat garansi baterai.

Selanjutnya, perbandingan model yang lebih lengkap, termasuk insentif dan pajak, ada di panduan mobil listrik Indonesia. Harga dapat berubah sewaktu-waktu, jadi cek diler sebelum membayar tanda jadi.

Tari Ismayah
Ditulis oleh

Tari Ismayah

Perempuan asli Sleman. Suka menulis, membaca, dan menggambar.

Pos terkait