Biaya Hidup Mahasiswa UI dan IPB: Rp2 Juta hingga Rp6 Juta

Gedung Perpustakaan Universitas Indonesia di Depok dengan atap berumput hijau
Gedung Perpustakaan Universitas Indonesia di kampus Depok, salah satu ikon kampus UI. Foto: D.W. Fisher-Freberg/Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

kolabora.id – Kompas.com memuat kesaksian sejumlah mahasiswa soal ongkos kuliah di Depok dan Bogor pada Senin, 19 Oktober 2026. Hasilnya, biaya hidup mahasiswa UI dan IPB berkisar Rp2 juta sampai Rp6 juta per bulan. Mahasiswa IPB menyebut Rp2 juta–Rp2,5 juta, sedangkan mahasiswa UI menyebut Rp4 juta–Rp6 juta.

Perlu dicatat, angka itu bukan tarif resmi kampus. Meski begitu, kisarannya berguna bagi orang tua yang sedang menyusun uang saku, terutama ketika kos menjadi pos terbesar.

Harga Kos Mahasiswa UI dan IPB

Ilustrasi biaya hidup mahasiswa UI dan IPB: kamar kos sederhana dengan kasur, kulkas kecil, dan baju tergantung di pintu
Ilustrasi kamar kos sederhana, pos pengeluaran terbesar mahasiswa rantau setiap bulan. Foto: Handy Wicaksono/Unsplash (Unsplash License)

Menurut mahasiswa Sistem Informasi UI yang dikutip Kompas.com, kos tanpa AC di Kukusan Teknik (Kutek) dipatok Rp500.000–Rp600.000 per bulan. Harga itu belum termasuk listrik, dan kamar mandinya di luar.

Sementara itu, kamar ber-AC dengan listrik dan kamar mandi dalam di Kutek mulai Rp1,1 juta. Di sisi Bogor, mahasiswa IPB menyebut kos tanpa AC di Babakan Rp900.000–Rp1,5 juta, lalu kamar ber-AC Rp1,5 juta–Rp3 juta.

Di samping itu, pilihan lebih murah ada di Bangbarung, sekitar lima menit dari kampus IPB. Menurut mahasiswa IPB kepada Kompas.com, kamar di sana seharga Rp800.000 sudah termasuk listrik dan air, tetapi kamar mandinya di luar.

Biaya Makan Mahasiswa Hampir Sama

Etalase warung makan dengan daftar menu paket nasi dan harga di kaca
Ilustrasi etalase warung dengan menu paket nasi berharga belasan hingga puluhan ribu rupiah. Foto: Reyhan Aviseno/Unsplash (Unsplash License)

Di luar urusan kos, ongkos makan di dua kota ini nyaris setara. Narasumber Kompas.com menyebut sekali makan Rp15.000–Rp25.000, sehingga kebutuhan per hari sekitar Rp40.000–Rp50.000.

Selain itu, mahasiswa UI menyisihkan Rp100.000 per bulan untuk laundry. Bahkan, nongkrong di kafe bisa menghabiskan Rp50.000–Rp150.000 sekali datang, jadi pos inilah yang paling mudah membengkak.

Simulasi Biaya Hidup Rp2 Juta ke Atas

Untuk melihat batas bawahnya, Kolabora menyusun simulasi dari angka di atas. Rumusnya sederhana: kos + (makan harian × 30 hari) + laundry, tanpa listrik terpisah, transportasi, buku, dan hiburan.

Skenario (simulasi)Kos per bulanMakan 30 hariLaundryTotal minimal
UI, Kutek tanpa ACRp500.000–Rp600.000Rp1,2 juta–Rp1,5 jutaRp100.000Rp1,8 juta–Rp2,2 juta
UI, Kutek ber-ACRp1,1 jutaRp1,2 juta–Rp1,5 jutaRp100.000Rp2,4 juta–Rp2,7 juta
IPB, BangbarungRp800.000Rp1,2 juta–Rp1,5 jutaRp100.000Rp2,1 juta–Rp2,4 juta
IPB, Babakan ber-ACRp1,5 juta–Rp3 jutaRp1,2 juta–Rp1,5 jutaRp100.000Rp2,8 juta–Rp4,6 juta
Simulasi Kolabora dari kisaran harga yang disebut mahasiswa UI dan IPB kepada Kompas.com, 19 Oktober 2026. Pos laundry Rp100.000 berlaku untuk semua skenario.

Dari tabel itu terlihat, skenario hemat di kedua kampus sama-sama butuh sekitar Rp2 juta. Jadi, angka Rp4 juta–Rp6 juta versi mahasiswa UI menurut Kompas.com sudah mencakup kos, makan, hiburan, dan biaya tambahan lain.

Biaya Hidup Dibanding UMK dan BPS

Gerbang utama kampus IPB Dramaga Bogor saat hujan dengan kendaraan melintas
Gerbang kampus IPB di Dramaga, Kabupaten Bogor, yang papannya masih memakai nama lama. Foto: Davidelit/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Sebagai pembanding, Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep/862-Kesra/2025 menetapkan UMK 2026 Kota Depok Rp5.522.662. Keputusan yang sama memasang UMK Kabupaten Bogor, lokasi kampus IPB Dramaga, sebesar Rp5.161.769.

Dengan demikian, ongkos versi mahasiswa UI setara 72–109 persen UMK Depok. Sebaliknya, kisaran mahasiswa IPB hanya sekitar 39–48 persen UMK Kabupaten Bogor.

Data Survei Biaya Hidup 2022 BPS juga menunjukkan selisih yang sama. Dalam survei itu, nilai konsumsi rumah tangga di Kota Depok tercatat Rp12,35 juta per bulan, sementara Kota Bogor Rp10,73 juta.

Asrama dan Pengeluaran yang Sering Terlupa

Bagi keluarga yang anggarannya ketat, orang tua sebaiknya mengecek asrama kampus lebih dulu. Menurut dokumen penawaran asrama IPB 2026/2027, penerima KIP Kuliah program sarjana wajib tinggal di Asrama Mahasiswa IPB.

Namun, dokumen itu tidak mencantumkan nominal biaya, sehingga calon mahasiswa perlu menanyakannya langsung ke unit asrama. Sementara itu, Kolabora gagal membuka situs resmi asrama UI pada 19 Oktober 2026 karena sertifikatnya kedaluwarsa.

Sebagian orang tua mungkin menilai Rp2 juta sudah cukup longgar. Kenyataannya, simulasi tadi belum memasukkan ongkos pulang kampung, fotokopi, kuota internet, dan berobat. Oleh sebab itu, menurut kami, cadangan 20 persen di atas total simulasi adalah titik aman.

Jika uang saku mulai seret, cicilan instan sering terlihat menggoda. Padahal, syarat paylater versi OJK kini menuntut penghasilan minimal Rp3 juta, sehingga kebanyakan mahasiswa belum memenuhinya.

Pada akhirnya, pilihan kos menjadi penentu terbesar anggaran. Karena itu, survei langsung ke Kutek, Babakan, atau Bangbarung sebelum semester baru jauh lebih berguna daripada menebak dari media sosial.

Tari Ismayah
Ditulis oleh

Tari Ismayah

Perempuan asli Sleman. Suka menulis, membaca, dan menggambar.

Pos terkait